Minggu, 24 Maret 2019, WIB

Rabu, 01 Agu 2018, 19:33:22 WIB, 327 View admin, Kategori : Teknologi

Jakarta (01/08) – Dalam rangka akselerasi pelaksanaan Sistem Peradilan Pidana terpadu Berbasis Teknologi Informasi (SPPT-TI), dilaksanakan rapat koordinasi pada 1 Agustus 2018 di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Jalan Medan Merdeka Barat No. 15, Jakarta. Rapat koordinasi ini dihadiri oleh dua Kelompok Kerja (Pokja) yakni Proses Bisnis dan Data (Probita) serta Dukungan Teknologi dan Keamanan (Dutekam) yang masing-masing terdiri dari perwakilan Mahkamang Agung (MA), Kejaksaan Agung (Kejagung), Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen. PAS) sebagai komponen utama, serta Kemenko Polhukam, Bappenas, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kantor Staf Presiden (KSP), sebagai komponen pendukung. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memantapkan kembali rencana implementasi SPPT-TI pada tahun 2018. Pelaksanaan rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kinerja tiap Pokja, beserta seluruh kendala yang dihadapi dalam rangka merumuskan solusi yang tepat. Rapat koordinasi ini menghasilkan kesepakatan mengenai 18 Dokumen yang dipertukarkan dalam versi ringkas beserta alur prosesnya. Selanjutnya juga disepakati bahwa data yang dipertukarkan adalah data yang berasal dari masing-masing komponen utama dari tahun 2017. Terakhir, seluruh komponen yang tergabung diharapkan dapat menaati timeline yang telah disepakati, mengingat sasaran terakhir dari SPPT-TI yaitu uji coba dan launching ditargetkan akan dilangsungkan akhir tahun 2018. (EAS)





Tuliskan Komentar